Hotel Location


Jl. Pembangunan No. 1 Parapat
North Sumatera 21174
Indonesia
Phone : +62-625-41028
Fax : +62-625-41233

Reservation


Jl. Guru Patimpus No. 1 X-Y Medan
North Sumatera 20111
Indonesia
Phone : +62-61-4158877
Fax : +62-61-4155880

Email : hotelniagara@telkom.net
Welcome To Niagara Hotel and Resort

 

 

Niagara Hotel Parapat Situated high on a hill overlooking the lake, Niagara Hotel offers the best accomodation and the most beautiful scenery of Lake Toba in town. A wholly self-contained resort, the hotel is the perfect base to explore and discover the wonders and beauty of the lake. Together with our experienced staff, who give the best personal service, we will make any stay a memorable one.

Stay At Niagara Hotel & Resort

Ideally positioned by the hillside of Parapat, Niagara is place of elegance and charm from which to experience the adventure and culture of Lake Toba and mysteries of Nothern Sumatra.

The rooms Embrace the beauty of landscape reflecting a tapestry of color that surrounds the magical scheme of Lake Toba. The 200 elegantly appointed deluxe guest rooms and suites have exemplary touches like balconies to view the breathtaking view of the lake.

Relax In Comfort

Featuring a swimming pool with Jacuzzi, 2 restaurants and a pool bar, a discotheque with karaoke, 3 conference rooms, a mini zoo, playground, farming excursions and impeccable service-ideal for business an pleasure.

 
Sejarah Danau Toba
Saturday, 13 March 2010

Danau Toba adalah sebuah danau vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer yang terletak di Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir.

Danau Toba sejak lama menjadi daerah tujuan wisata penting di Sumatera Utara selain Bukit Lawang dan Nias, menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Sejarahnya Diperkirakan Danau Toba terjadi saat ledakan sekitar 73.000-75.000 tahun yang lalu dan merupakan letusan supervolcano (gunung berapi super) yang paling baru. Bill Rose dan Craig Chesner dari Michigan Technological University memperkirakan bahwa bahan-bahan vulkanik yang dimuntahkan gunung itu sebanyak 2.800 km³, dengan 800 km³ batuan ignimbrit dan 2.000 km³ abu vulkanik yang diperkirakan tertiup angin ke barat selama 2 minggu. Debu vulkanik yang ditiup angin telah menyebar ke separuh bumi, dari Cina sampai ke Afrika Selatan. Letusannya terjadi selama 1 minggu dan lontaran debunya mencapai 10 km di atas permukaan laut.

Kejadian ini menyebabkan kematian massal dan pada beberapa spesies juga diikuti kepunahan. Menurut beberapa bukti DNA, letusan ini juga menyusutkan jumlah manusia sampai sekitar 60% dari jumlah populasi manusia bumi saat itu, yaitu sekitar 60 juta manusia. Letusan itu juga ikut menyebabkan terjadinya zaman es, walaupun para ahli masih memperdebatkannya.

Setelah letusan tersebut, terbentuk kaldera yang kemudian terisi oleh air dan menjadi yang sekarang dikenal sebagai Danau Toba. Tekanan ke atas oleh magma yang belum keluar menyebabkan munculnya Pulau Samosir.

 
< Prev   Next >