This Site Have Been Visited

Times
 

Hotel Location


Jl. Pembangunan No. 1 Parapat
North Sumatera 21174
Indonesia
Phone : +62-625-41028
Fax : +62-625-41233


Reservation


Jl. Guru Patimpus No. 1 X-Y Medan
North Sumatera 20111
Indonesia
Phone : +62-61-4158877
Fax : +62-61-4155880
Visit Indonesia 2008
Welcome To Niagara Hotel and Resort


Niagara Hotel Parapat Situated high on a hill overlooking the lake, Niagara Hotel offers the best accomodation and the most beautiful scenery of Lake Toba in town. A wholly self-contained resort, the hotel is the perfect base to explore and discover the wonders and beauty of the lake. Together with our experienced staff, who give the best personal service, we will make any stay a memorable one.

Stay At Niagara Hotel & Resort

Ideally positioned by the hillside of Parapat, Niagara is place of elegance and charm from which to experience the adventure and culture of Lake Toba and mysteries of Nothern Sumatra.

The rooms Embrace the beauty of landscape reflecting a tapestry of color that sorrounds the magical sceme of Lake Toba. The 200 elegantly appointed deluxe guest rooms and sultes have exemplary touches like balconies to view the breathtaking view of the lake.

Relax In Comfort

Featuring a swimming pool with Jacuzzi, 2 restaurants and a pool bar, a discootheque with karaoke, 3 conference rooms, a mini zoo, playground, farming excursions and impeccable service-ideal for business an pleasure.

 
Pesta Danau Toba Kembali Digelar
Saturday, 26 April 2008

MEDAN - Setelah sempat vakum selama 11 tahun, Pesta Danau Toba kembali digelar tahun ini. Pesta yang rencanaya digelar 13-16 Juni mendatang dipusatkan di Parapat, Kabupaten Simalungun serta mengikutsertakan enam kabupaten lain yang berada di sekitar Danau Toba, Karo, Dairi, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Samosir dan Toba Samosir.

Menurut Kepala Badan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Henry Hutabarat, Pesta Danau Toba sengaja digelar untuk kembali menggairahkan sektor pariwisata di Sumut seiring dengan pelaksanaan program pemerintah Visit Indonesia Year 2008. "Pesta Danau Toba ini menjadi salah satu dari 100 even yang telah dipromosikan dalam program Visit Indonesia Year 2008. Nantinya even ini akan dimeriahkan berbagai acara seni budaya, olahraga skala lokal dan internasional hingga berbagai hiburan yang bisa menarik wisatawan datang ke Danau Toba," ujar Henry di Medan, Jumat (25/4).

Pemprov Sumut, lanjut Henry, juga berkepentingan terhadap kembali digelarnya Pesta Danau Toba setelah terakhir kali diselenggarakan tahun 1997. "Kalau kita bicara pariwisata di Sumatera Utara, ikon pariwisata Sumatera Utara adalah Danau Toba. Kami ingin menghidupkan kembali Danau Toba sebagai salah satu tujuan wisata unggulan di tanah air," ujarnya.

Beberapa kegiatan utama dalam Pesta Danau Toba adalah Parade Seni Budaya yang menampilkan musik hingga tarian khas dari tuju kabupaten di sekeliling Danau Toba, festival kuliner Danau Toba, hingga pameran benda bersejarah dan kain ulos. Kegiatan olahraga yang juga ikut memeriahkan Pesta Danau Toba adalah lomba balap sepeda internasional Tour de Toba, lomba dayung dan renang hingga lomba marathon tingkat nasional.

Henry mengakui, sejak era reformasi seperti halnya berbagai daerah tujuan wisata di Indonesia, Danau Toba terkena efek negatif pencitraan buruk Indonesia di luar negeri. Travel warning yang dikeluarkan pemerintah asing, hingga persoalan keamanan di dalam negeri menurut Henry turut menjadi penyebab menurunnya kunjungan wisatawan asing ke Danau Toba. "Belum lagi persoalan infrastruktur seperti rusaknya jalan menuju Danau Toba, sehingga orang merasa butuh waktu lama untuk sampai ke Danau Toba. Perjalanan dari Medan ke Danau Toba yang harus ditempuh empat sampai lima jam," katanya.

Selain lanjut dia, pengelolaan kawasan Danau Toba yang belum bisa dilakukan secara terpadu. Sebab selama ini, ada tujuh kabupaten di sekeliling Danau Toba yang juga merasa paling bertanggung jawab terhadap pengelolaan kawasan ini. Sehingga kata Henry, masing-masing kabupaten mengembangkan sendiri kawasan Danau Toba yang masuk ke wilayahnya.

Dalam Pesta Danau Toba ini kami sengaja melibatkan tujuh kabupaten yang memiliki wilayah Danau Toba. "Kegiatannya pun akan disebar di tujuh kabupaten tersebut dengan pusat kegiatan di Parapat (Simalungun)," kata Henry.

Secara terpisah Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Simalungun Bondeth Damanik menuturkan, sejak lima tahun terakhir, tingkat kunjungan wisatawan domestik ke Danau Toba sudah mulai menunjukkan peningkatan. "Pada akhir pekan atau hari-hari libur, tingkat hunian hotel di Parapat bisa mencapai 100 persen. Tak jarang banyak wisatawan terpaksa menginap di rumah-rumah penduduk. Hanya saja kalau hari biasa, paling tinggi tingkat hunian hotel hanya 40 persen," ujarnya.

Bondeth mengatakan, khusus untuk wisatawan asing, Danau Toba belum kembali menjadi tujuan wisatawan favorit mereka. Kendalanya sama seperti halnya tempat-tempat wisata lain di Indonesia. "Mereka masih mengeluhkan soal keamanan. Tetapi dengan kegiatan Pesta Danau Toba ini, kami berharap banyak wisatawan asing juga kembali melirik Danau Toba," ujarnya.


BIL
Sumber : KOMPAS
 
< Prev   Next >