














|
||||
| ITTF 2008 Ditargetkan Tembus 7 Juta Wisman |
| Thursday, 01 May 2008 | |
|
MedanBisnis – Medan, Euforia pencanangan tahun kunjungan wisata (Visit Indonesia Year-VIY) 2008 semakin didengungkan. Tak terkecuali, pemerintah maupun swasta saling berpacu memanfaatkan peluang ini, baik untuk orientasi bisnis (profit) maupun devisa bagi negara melalui kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia. Menyambut tahun kebangkitan pariwisata Indonesia ini, Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Association of Indonesian Tour and Travel Agency (Asita), Indonesian Congress and Convention Association (INCCA) dan Indonesia National Air Carriers Association (INACA) menggelar even International Tourism & Travel Fair (ITTF) 2008, 11-14 September 2008 di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta. Even yang didukung Garuda Indonesia Airways dan Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI ini digelar sebagai representasi dari kekayaan keindahan alam, potensi pariwisata, warisan budaya dan tradisi, hingga kemajemukan heterogenitas sumber daya manusia Indonesia. Memaknai pelaksanaan even yang melibatkan 150 buyers dari luar negeri dan 300 peserta ini, target pencapaian 7 juta jumlah kunjungan wisata tahun 2008 diharapkan terwujud. Di samping memberi kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi baik secara makro dan mikro di seluruh daerah Indonesia. Indonesia di posisi Januari -Maret tahun ini, katanya, baru mencatatkan pertambahan 15% atau 826.500 wisman dari 5.51 juta tahun 2007. Jumlah ini masih kurang 13% atau 716.300 lagi atau total 28% pertambahan dari 5.51 juta untuk meraih 7 juta wisman tahun 2008. Ketua Pengarah ITTF 2008 Yanti Sukamdani menjelaskan, keterlibatan semua stakeholder pariwisata sangat menentukan. Untuk itu, sebagai ajang kekuatan potensi industri pariwisata Indonesia, kesiapan daerah, baik pemerintah, perhotelan, agen dan biro perjalanan, penerbangan pengangkutan sangat diharapkan dengan menjadi pengisi booth untuk pameran. “Daerah harus mampu membuat even-even semenarik mungkin,” ujar Yanti Sukamdani, yang juga Ketua PHRI, dalam acara roadshow ITTF 2008 di Tiara Convention Medan, Selasa (29/4). Acara itu dihadiri Gubsu Drs Rudolf M Pardede, Ketua Asita Ben Sukma, Ketua INCCA Iqbal Abdullah, beberapa Kadisbudpar Kab/Kota Sumut dan masyarakat pariwisata Sumut. Sementara Ben Sukma, yang juga Ketua Pelaksana menjelaskan, melalui ITTF 2008 yang menargetkan total transaksi sebesar US$ 10.000.000 ini, akan tercipta kontak business to business dan business to consumers. Dengan begitu akan tercipta kuatnya iklim pariwisata karena para peserta dapat melakukan corporate business deals maupun consumers retail deals atas produk dan jasa mereka secara langsung kepada seluruh pengujung dari dan dalam luar negeri. Gubsu Rudolf M Pardede mengimbau masyarakat pelaku pariwisata di Sumut untuk mengikutinya. Menurutnya, even ini sangat tepat untuk mempromosikan objek pariwisata dan potensi maupun keunggulan lainnya, baik bagi Indonesia, khususnya Sumut. Di sisi lain, Gubsu mengusulkan agar keunikan potensi Sumut, antara lain aspek alamiah, ritual adat suku asli Sumut, digarap untuk diikutkan di even itu. “Selama ini potensi yang unik-unik belum digali,” ujarnya. Pada kesempatan itu, Gubsu, Kadisbudpar Medan Syarifuddin, PHRI, INCCA, dan ASITA menandatangani MoU Keikutsertaan dalam rangka menyukseskan ITTF 2008. |
| < Prev | Next > |
|---|